Antisipasi Banjir Sejak Dini,SRPB dan Relawan Susuri Sungai Petung

  • Dec 14, 2025
  • Sahabat Restu

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Hidrometeorologi Basah Tahun 2025/2026, berbagai unsur relawan, organisasi kemanusiaan, dan Masyarakat daerah di Kota Pasuruan menggelar kegiatan bersih-bersih dan susur Sungai Petung di kawasan Bok Wedi, Minggu pagi (14/12/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi antara Koordinator Satuan Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) dengan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, sebagai langkah konkret mitigasi bencana, khususnya dalam menghadapi ancaman banjir dan luapan sungai akibat curah hujan tinggi.

Sejak pukul 05.30 WIB, puluhan personel dari berbagai organisasi telah berkumpul di titik kumpul Bok Wedi dengan mengenakan seragam organisasi masing-masing. Para peserta datang membawa beragam peralatan kerja seperti sabit, cangkul, sekop, dan alat pendukung lainnya untuk membersihkan sungai dari sampah, sedimen, dan material penghambat aliran air.

Sebelum kegiatan susur sungai dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti briefing yang dipimpin langsung oleh Ketua Koordinator Lapangan Khoirul dan Heri Dalam pengarahan tersebut disampaikan teknis pelaksanaan, pembagian tugas, serta penekanan pada aspek keselamatan personel selama kegiatan berlangsung.

Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi Tim SAR Kota Pasuruan, Pasuruan Navigator, ILKP, SAKA Bhayangkara, BPBD, Pusdalops, Dinas Sumber Daya Air dan Drainase, serta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLH). Sinergi lintas sektor ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Kota Pasuruan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan susur Sungai Petung dibagi menjadi tiga sesi utama. Pembersihan area di bawah Bok (jembatan sungai) difokuskan pada dua sisi, yakni sisi Utara dan sisi Selatan, dengan Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat proses pembersihan. Sementara itu, penanganan dan pembersihan pelengsengan sungai ditangani secara khusus oleh Dinas Sumber Daya Air dan Drainase bersama DLH, guna memastikan struktur sungai tetap aman dan aliran air berjalan lancar.

Koordinator SRPB menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan sungai secara fisik, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penguatan kesiapsiagaan bagi seluruh unsur yang terlibat. Menurutnya, sungai yang bersih dan terawat menjadi salah satu kunci utama dalam meminimalisir risiko banjir saat musim hujan tiba.

“Kegiatan susur sungai ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan potensi bencana hidrometeorologi basah dapat ditekan sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, SRPB bersama BPBD dan seluruh elemen yang terlibat berharap terbangun kesadaran kolektif masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. Upaya mitigasi yang dilakukan secara gotong royong ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan wilayah yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi bencana Banjir ke depannya.(Red)