Haul KH.Abdurrahman bin KH.Alawy Wakil Rois NU Cabang Pasuruan Pertama
- Nov 02, 2025
- Bang Udin
Pasuruan, 1 November 2025 – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti Masjid Baiturrahman, Kelurahan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, pada Sabtu malam, 1 November 2025, pukul 19.00 WIB. Ribuan warga masyarakat setempat berkumpul untuk memperingati haul sesepuh ulama Bugul Kidul, KH.Abdurrahman bin KH.Alawy yang dikenal sebagai panutan dan tokoh besar dalam perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) di Pasuruan hingga tingkat nasional.
Acara haul ini menjadi momen refleksi atas jasa-jasa besar almarhum KH.Abdurrahman, seorang ulama yang mendedikasikan hidupnya untuk keummatan.Dalam paparan yang disampaikan oleh keluarga almarhum sekaligus pengurus Takmir Masjid Baiturrahman, terungkap perjalanan panjang KH.Abdurrahman sebagai aktivis muda NU.
Hingga masa tuanya, beliau dipercaya sebagai pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan menjadi salah satu pendiri PCNU Kota Pasuruan.Tidak hanya itu, beliau juga menduduki amanah tertinggi di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, menjabat sebagai anggota Mahkamah Syariah Tinggi, setara dengan posisi Mahkamah Agung di era modern.
Sejarah gemilang ini diperkuat oleh penuturan Ayung Noto Negoro, aktivis NU dari Komunitas PEGON Tim Sejarah Pembuktian NU. Dengan data dan fakta historis, Ayung memaparkan kontribusi besar Kyai Haji Abdurrahman dalam memperkuat fondasi organisasi NU, baik di tingkat lokal maupun nasional, sekaligus mengukuhkan warisan keilmuan dan keagamaan beliau yang masih terasa hingga kini.Rangkaian acara haul diawali dengan pembacaan Maulid Diba, yang menghadirkan nuansa spiritual mendalam.Dilanjutkan dengan pembacaan sejarah hidup KH.Abdurrahman, acara ini menggugah para hadirin untuk meneladani semangat juang dan keikhlasan beliau.
Malam itu ditutup dengan pembacaan Yasin dan Tahlil, serta Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh KH Samsul Arifin dari Jember, yang memberikan nasihat penuh hikmah tentang pentingnya melestarikan warisan ulama.Hadir dalam acara ini jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pasuruan, yang turut memeriahkan dan mendukung terselenggaranya haul. Namun, kehadiran pengurus PCNU Kota Pasuruan dan Walikota Pasuruan tidak terlihat dalam acara tersebut, sebagaimana dicatat oleh panitia.
Haul KH.Abdurrahman ini bukan sekadar peringatan wafat, melainkan juga pengingat akan peran besar ulama dalam membentuk karakter masyarakat dan memperkuat keimanan umat. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen warga Bugul Kidul untuk nguri-nguri (melestarikan) tradisi keagamaan NU yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Santri Pasuruan.
Dengan semangat kebersamaan, Haul ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para ulama, menjaga nilai-nilai keislaman, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Semoga keberkahan KH.Abdurrahman bin KH.Alawy terus mengalir dan menjadi teladan bagi kita semua.(SM)